Skandal Pajak Fan Bingbing Bikin Industri Perfilman China Kalang Kabut

Liputan6.com, Beijing – Skandal urusan pajak yang menimpa aktris Fan Bingbing, dipadukan dengan kontrol ketat Partai Komunis pada industri hiburan China, akan berdampak signifikan pada jumlah film dan acara televisi yang diproduksi secara lokal dalam satu atau dua tahun ke depan, demikian menurut obsrvasi beberapa pengamat budaya kontemporer Tiongkok.

Tenky Tin Kai-man, kepala pembuat film Federasi Hong Kong, mengatakan pelambatan dimulai sekitar tiga bulan yang lalu. Segera setelah Fan menghilang dari pandangan publik.

“Sebagian besar karya produksi pada film dan serial televisi ditunda,” katanya, sebagaimana dikutip dari South China Morning Post pada Jumat (5/10/2018).

Sang mega bintang kembali muncul di hadapan publik pada Rabu 3 Oktober, meminta maaf atas skandal pajak yang dilakukannya. Ia kini dituntut denda sebesar 844 juta yuan (setara Rp 1,9 triliun dengan kurs Rp 2.208 per 1 yuan), yang berasal dari total denda dan jumlah nilai obyek pajak belum dibayar.

Secara mengejutkan, pasca-terkuaknya skandal Fan Bingbing, otoritas pajak China mengatakan akan meluncurkan kampanye untuk memperketat kebijakan pajak, serta metode pengumpulannya dalam bisnis televisi dan film.

“Dalam menghadapi ketidakpastian, semua orang memilih untuk menunggu dan melihat, daripada mulai ‘menembak’,” kata Tin, menambahkan bahwa tidak dapat dihindari akan ada kekurangan pasokan dalam bulan-bulan ke depan, dan bahkan mungkin beberapa tahun ke depan.

Kemerosotan dalam aktivitas produksi juga berdampak besar pada para pembuat film Hong Kong, yang sebagian besar bekerja di China Daratan, kata Tin.

Alfred Cheung Kin-ting, seorang sutradara film kawakan yang berbasis di Hong Kong, mengatakan dia memperkirakan akan ada dua tahun “musim dingin” di industri film dan televisi China, karena para investor menghindari ketidakpastian dan menunda produksi mereka.

Namun dia mengatakan dia tidak terkejut oleh kabar baru-baru ini tentang Fan Bingbing, karena penggelapan pajak adalah hal yang biasa di industri terkait.

“Sebelum insiden Fan, sebagian besar rumah produksi di daratan akan menggunakan satu atau lain cara untuk menghindari pembayaran pajak, seperti menawarkan lompatan pajak dari buku-buku kepada para aktor mereka,” katanya.

Namun sejak itu, baik produsen maupun bintang film tidak mendekati kesepakatan tersebut, katanya.

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.

Simak video pilihan berikut: 

Kungfu adalah bela diri berasal dari negara china, sehingga aksi bela diri ini dijadikan sebuah film. Ini 5 film kungfu terbaik versi bintang.com.

POKERCEBAN adalah AGEN POKER INDONESIA ONLINE resmi IDNPOKER terpercaya dan terbaik dengan dominasi search paling tinggi di GOOGLE.