Industri Fesyen Muslim RI Kalah dari China, Mengapa?

Liputan6.com, Jakarta – Indonesia menempati urutan kesepuluh sebagai salah satu negara pengekspor fesyen muslim terbesar ke negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI). Urutan pertama ditempati oleh China disusul oleh Turki, India, Bangladesh, Italia, Vietnam, UAE dan Kamboja.

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan faktor penyebab Indonesia tertinggal dibanding negara tersebut adalah tehnologi, cara kerja dan keterjangkauan terhadap pasar.

“Teknologi berpengaruh, makanya Kemenperin menginisiasi melaunching making Indonesia 4.0 karena kita kalau mau kompetisi dengan negara lain produktifitas harus tinggi. Bicara produktifitas itu bicara teknologi dan SDM harus siap,” ujarnya di Hotel Sofyan, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Dari sisi pasar, negara-negara tersebut memiliki jarak yang lebih dekat dengan negara-negara OKI. Sementara Indonesia harus mengeluarkan cost yang cukup besar dalam menjangkau pasar. Hal ini kemudian mengakibatkan, harga barang dari Indonesia lebih mahal.

“Yang jadi masalah mereka lebih dekat ke pasar mereka. Mereka sudah di Eropa itu yang jadi masalah kita, jauh. Makanya kita harus murah, gimana biar murah produktivitas harus tinggi,” jelasnya.

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.