Rupiah Berada di Rp14.840/USD

Illustrasi. MI/Susanto.

Jakarta: Mata uang rupiah melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Mata uang rupiah tak berhasil menguat di tengah sentimen dari melemahnya indeks dolar AS yang terjadi pada saat ini. 

Bloomberg, Kamis, 13 September 2018 mencatat mata uang rupiah melemah 7,5 poin dengan berada pada Rp14.840 per USD. Yahoo Finance melansir mata uang rupiah melemah 15 poin dengan berada pada Rp14.835 per USD. Kemudian Bank Indonesia merekam mata uang rupiah naik dengan berada pada Rp14.749 per USD.

Indeks dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan melemah di sekitar level 94,8-95,0 terhadap euro, yang tentunya bisa memberikan efek terhadap pergerakan nilai tukar rupiah. Pelemahan tersebut didorong oleh ekspektasi pasar yang positif terhadap euro jelang rapat bulanan bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB).

Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan tingkat suku bunga di Eropa diperkirakan tetap namun Presiden ECB Mario Draghi diperkirakan memberikan arahan terkait kapan penghentian stimulus moneter di Eropa akan dihentikan. Sedangkan nilai tukar rupiah diproyeksikan menguat didorong oleh pelemahan USD.

“Gerak nilai tukar rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.800 hingga Rp14.850 per USD,” ungkap Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 13 September 2018.

(SAW)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.